Beto Goncalves saat mencetak gol untuk timnas Indonesia

Striker Timnas Indonesia, Beto Goncalves menjadi pemain yang paling bersinar saat melibas Vanuatu dengan skor telak 6-0 di FIFA A Match, Sabtu (15/6) malam WIB. Pada laga yang dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, striker naturalisasi asal Brasil tersebut mencetak total 4 gol.

Melawan Vanuatu, Beto diturunkan Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy sejak menit pertama pertandingan. Hasilnya, wasit baru meniup peluit tanda laga dimulai, Beto langsung menggebrak gawagn Vanuatu.

Tepatnya pada menit ke-2, striker Madura United itu sukses mengoyak gawang Vanuatu yang dikawal D. Taiwia. Sayangnya, sepanjang babak pertama, Beto cuma mampu mencetak satu gol untuk Timnas Indonesia.

Beto akhirnya kembali mencetak gol saat laga memasuki babak kedua. Tak tanggung-tangung, empat gol langsung diborong Beto hanya dalam kurun waktu singkat. Gol keduanya terjadi pada menit ke-48 usai memanfaatkan kesalahan bek Vanuatu.

Setelah itu Beto mencetak dua gol tambahhan pada menit ke-61 dan 65. Usai mencetak empat gol, Beto lantas digantikan oleh Dedik Setiawan pada menit ke-69. Adapun gol Timnas lainnya dicetak oleh Evan Dimas pada menit ke-19 daan 74.

Ternyata gelontoran gol Beto ke gawang Vanuatu menghasilkan fakta menarik buat Timnas Indonesia. Bola Nusantara akan membahas bagaimana pemain naturalisasi asal Brasil itu menjadi pemain pertama yang kembali mencetak Quat-trick (4 gol dalam 1 laga) untuk skuat Garuda.

Terakhir pemain yang berhasil melakukannya adalah striker legenda Timnas Indonesia, Budi Sudarsono. Penyerang yang dijuluki Ular Python itu melakukannya saat Timnas Indonesia menang telak 5-0 atas Kamboja di turnamen Piala Kemerdekaan 2008.

Walau cuma ditonton kurang dari 300 penonton, Budi Sudarsono tetap tampil menggila di lini depan Timnas Indonesia. Buktinya hanya dalam waktu 35 menit saja, Timnas Indonesia berhasil unggul 5-0 dimana empat gol diantaranya dicetak oleh Budi Sudarsono.

Mantan striker Sriwijaya FC mengawali golnya pada menit ke-8 setelah menerima umpan panjang dari Charis Yulianto dari tengah lapangan. Dua menit berselang, Budi kembali mencatatkan namanya di papan skor usai mencungkil bola dan menyundulnya ke gawang  Kamboja.

Budi lagi-lagi menjadi bintang lapangan dengan mencetak hat-trick pada menit ke-29. Pemain Persija Jakarta itu menyambut umpan Muhammad Ilham dari sayap kiri melalui sundulan yang melambung di atas kepala Mic.

Budi mencetak gol keempatnya enam menit kemudian. Gol tersebut lahir berkat kerjasama apik Bambang Pamungkas dan Budi yang berujung pada bersarangnya bola ke gawang Kamboja. Timnas Indonesia pun menang dengan skor telak 5-0 hanya pada babak pertama.

Kini, rekor milik Budi Sudarsono pun berhasil disamakan oleh Beto. Empat gol Beto ke gawang Vanuatu sudah cukup menyejajarkan nama Beto dengan Budi yang 11 tahun lalu tepatnya pada 2008 juga melakukannya untuk Timnas Indonesia.

Menariknya, tak cuma rekor milik Budi Sudarsono, Beto juga berhasil menyamai rekor Irfan Bachdim yang mencetak hattrick (3 gol) untuk Timnas Indonesia.

Ya, Bachdim menjadi pemain terakhir yang mencetak hattrick buat Timnas Indonesia di pertandingan internasional. Itu dilakukan ketika dia mengantarkan Timnas Indonesia menang 5-0 pada laga uji coba melawan Brunei Darusallam di Stadion Nasional Hassanal Bolkiah, Bandar Seri Begawan Rabu 26 September 2012.

Tiga gol pemain berdarah Belanda itu dicetak masing-masing di menit ke-25, 51, dan 72. Sedangkan dua gol lain dicetak pemain-pemain Semen Padang, Vendri Mofu, pada menit ke-45, dan Hendra Adi Bayauw di menit ke-63.

Kini pertanyaannya mampukah Beto Goncalves menjaga performa mantapnya bersama Timnas Indonesia dan berbuah trofi buat skuat Garuda? Menarik ditunggu lho

Selamat Beto Goncalves, selamat Timnas Indonesia!

Beto Goncalves Patahkan Rekor 11 Tahun Quattrick Budi Sudarsono di Timnas Indonesia

Beto Goncalves saat mencetak gol untuk timnas Indonesia

Striker Timnas Indonesia, Beto Goncalves menjadi pemain yang paling bersinar saat melibas Vanuatu dengan skor telak 6-0 di FIFA A Match, Sabtu (15/6) malam WIB. Pada laga yang dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, striker naturalisasi asal Brasil tersebut mencetak total 4 gol.

Melawan Vanuatu, Beto diturunkan Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy sejak menit pertama pertandingan. Hasilnya, wasit baru meniup peluit tanda laga dimulai, Beto langsung menggebrak gawagn Vanuatu.

Tepatnya pada menit ke-2, striker Madura United itu sukses mengoyak gawang Vanuatu yang dikawal D. Taiwia. Sayangnya, sepanjang babak pertama, Beto cuma mampu mencetak satu gol untuk Timnas Indonesia.

Beto akhirnya kembali mencetak gol saat laga memasuki babak kedua. Tak tanggung-tangung, empat gol langsung diborong Beto hanya dalam kurun waktu singkat. Gol keduanya terjadi pada menit ke-48 usai memanfaatkan kesalahan bek Vanuatu.

Setelah itu Beto mencetak dua gol tambahhan pada menit ke-61 dan 65. Usai mencetak empat gol, Beto lantas digantikan oleh Dedik Setiawan pada menit ke-69. Adapun gol Timnas lainnya dicetak oleh Evan Dimas pada menit ke-19 daan 74.

Ternyata gelontoran gol Beto ke gawang Vanuatu menghasilkan fakta menarik buat Timnas Indonesia. Bola Nusantara akan membahas bagaimana pemain naturalisasi asal Brasil itu menjadi pemain pertama yang kembali mencetak Quat-trick (4 gol dalam 1 laga) untuk skuat Garuda.

Terakhir pemain yang berhasil melakukannya adalah striker legenda Timnas Indonesia, Budi Sudarsono. Penyerang yang dijuluki Ular Python itu melakukannya saat Timnas Indonesia menang telak 5-0 atas Kamboja di turnamen Piala Kemerdekaan 2008.

Walau cuma ditonton kurang dari 300 penonton, Budi Sudarsono tetap tampil menggila di lini depan Timnas Indonesia. Buktinya hanya dalam waktu 35 menit saja, Timnas Indonesia berhasil unggul 5-0 dimana empat gol diantaranya dicetak oleh Budi Sudarsono.

Mantan striker Sriwijaya FC mengawali golnya pada menit ke-8 setelah menerima umpan panjang dari Charis Yulianto dari tengah lapangan. Dua menit berselang, Budi kembali mencatatkan namanya di papan skor usai mencungkil bola dan menyundulnya ke gawang  Kamboja.

Budi lagi-lagi menjadi bintang lapangan dengan mencetak hat-trick pada menit ke-29. Pemain Persija Jakarta itu menyambut umpan Muhammad Ilham dari sayap kiri melalui sundulan yang melambung di atas kepala Mic.

Budi mencetak gol keempatnya enam menit kemudian. Gol tersebut lahir berkat kerjasama apik Bambang Pamungkas dan Budi yang berujung pada bersarangnya bola ke gawang Kamboja. Timnas Indonesia pun menang dengan skor telak 5-0 hanya pada babak pertama.

Kini, rekor milik Budi Sudarsono pun berhasil disamakan oleh Beto. Empat gol Beto ke gawang Vanuatu sudah cukup menyejajarkan nama Beto dengan Budi yang 11 tahun lalu tepatnya pada 2008 juga melakukannya untuk Timnas Indonesia.

Menariknya, tak cuma rekor milik Budi Sudarsono, Beto juga berhasil menyamai rekor Irfan Bachdim yang mencetak hattrick (3 gol) untuk Timnas Indonesia.

Ya, Bachdim menjadi pemain terakhir yang mencetak hattrick buat Timnas Indonesia di pertandingan internasional. Itu dilakukan ketika dia mengantarkan Timnas Indonesia menang 5-0 pada laga uji coba melawan Brunei Darusallam di Stadion Nasional Hassanal Bolkiah, Bandar Seri Begawan Rabu 26 September 2012.

Tiga gol pemain berdarah Belanda itu dicetak masing-masing di menit ke-25, 51, dan 72. Sedangkan dua gol lain dicetak pemain-pemain Semen Padang, Vendri Mofu, pada menit ke-45, dan Hendra Adi Bayauw di menit ke-63.

Kini pertanyaannya mampukah Beto Goncalves menjaga performa mantapnya bersama Timnas Indonesia dan berbuah trofi buat skuat Garuda? Menarik ditunggu lho

Selamat Beto Goncalves, selamat Timnas Indonesia!

No comments:

Post a Comment